Bahaya Menggunakan Kosmetik Bermerkuri, Bpom Ajak Wanita Indonesia Lebih Cermat

By Regina Napitupulu - 2:35 PM

stop-kosmetik-bermerkuri

Hello!
Di blog kali ini aku mau berbagi ilmu nih. Setelah beberapa waktu lalu mengikuti webinar yang diadakan BPOM RI. Senang sekali di masa pandemi ini ada acara dan melalui online. Dimana siapapun dimana saja bisa mengikutinya. Berarti kita bisa menambah ilmu dimana saja dan kapan saja. Kali ini ilmu yang mau aku bagikan masih seputar kecantikan. Dimana hal yang akan aku bahas ini masih suka menjadi pergumulan beberapa wanita di Indonesia.
stop-kosmetik-bermerkuri
stop-kosmetik-bermerkuri

BPOM RI mengadakan webinar dengan teman "Stop Kosmetik Bermerkuri". Sudah tidak asing bukan dengan kandungan ini? Ya, kita tau merkuri merupakan salah satu kandungan kosmetik yang sangat berbahaya. Namun, masih saja ada kosmetik mengandung merkuri di jual di pasaran. Sayangnya lagi, masih banyak orang yang menggunakannya karena iming - iming produk tersebut. 

stop-kosmetik-bermerkuri

Ada hal - hal yang membuat produsen masih membuat kosmetik yang mengandung merkuri tersebut. Hal ini dipicu karena masih ada pemikiran kita mengenai cantik harus putih. Sayangnya pemikiran ini muncul karna adanya branding - branding dari produk kecantikan lainnya. Tidak hanya itu stigma masyarakat dan penekanan sosial. Maka, terciptalah kepercayaan pada diri bahwa cantik itu harus putih. Kepercayaan ini menciptakan obsesi dalam sekejab yang mengakibatkan konsumen mencari cara memutihkan kulit dengan cara yang instant.

Seperti kita ketahui merkuri itu sangat berbahaya. Mungkin kalau kita baca - baca sekilas dampak dari penggunaan merkuri terjadi pada kulit. Sesuatu yang terjadi pada kulit bisa bermacam - macam dan tidak hanya itu ternyata merkuri bisa mempengaruhi organ dalam tubuh kita. Bayangkan, tidak hanya penyakit kulit yang kita terima melainkan bermasalahnya berbagai organ yang ada di tubuh kita. Tidak main - main bukan efek samping dari menggunakan merkuri ini?

Karna merkuri ini kandungan berbahaya dan sangat dilarang peredarannya untuk kosmetik, makan BPOM melakukan berbagai upaya. BPOM selaku pengawas terhadap kandungan - kandungan produk edar maka, tentu saja mereka melakukan pengawasan ketat. Pengawasan BPOM sendiri salah satunya langsung terjun ke pasar - pasar atau tempat - tempat menjual kosmetik dengan cara cek segala yang ada di kemasan produk. Kita juga secara mandiri bisa melakukan pengecekan tersebut dengan metode cek KLIK yaitu cek kemasan, label, ijin edar dan tanggal kadaluarsa. Kita bisa cek apakan kemasan tersebut bocor atau rusak kah. Selain itu label dari produk tersebut, penjelasan apa saja yang sudah di tulis dalam kemasan. Kemudian ijin edar yang di tandain dengan nomor NA. Terakhir, mengecek kadaluarsa dari produk tersebut, apakah masih layak pakai atau tidak.

Selain melakukan pengawasan BPOM juga tentunya membasi produk - produk yang mengandung merkuri. BPOM sudah menemukan sekian ratus merek dagang yang mengandung merkuri. Tentu saja bagi produsen kosmetik mengandung merkuri akan mendapatkan hukuman dan ini di harapkan supaya mendapat efek jera. Selain itu BPOM juga tentunya mengadakan edukasi seperti penyuluhan atau webinar seperti ini. Upaya dengan mengedukasi masyarakat harapannya masyarakat bisa lebih cerdas lagi dan tentunya kepada pihak - pihak brand lebih sadar lagi dengan tidak membuat stigma mengenai cantik itu harus putih. 

Cek Kosmetik mu yuk! Aman atau Tidak ya? : https://cekbpom.pom.go.id/

Di Indonesia masih banyak memiliki stigma mengenai cantik harus putih, padahal setiap orang diciptakan beragam. Stigma yang tersebar luas ini tentunya bisa menjadi tekanan kepada orang - orang yang belum yakin akan dirinya sendiri. Menurut Rayi Ran dan Abigail selaku narasumber di webinar kemarin mengatakan bahwa cantik itu tidak berpatokan kepada warna putihnya kulit. Bahkan cantik tidak hanya melulu melihat tampilan fisik seseorang. Melainkan cantik itu perlu luar dan dalam
stop-kosmetik-bermerkuri

Rayi mengatakan bahwa, lebih baik kita fokus dengan apa yang kita miliki. Sebaiknya, kita mensyukuri apa yang sudah diberi Tuhan kepada kita. Untuk memaksimalkannya tentunya kita perlu mengeksplore kemampuan kita dan merawat diri dengan baik. Dalam webinar ini aku senang sekali karena mengundang narasumber pria yaitu Rayi dan disana kita bisa mengetahui sudut pandang dia sebagai lelaki. Menurut Rayi tidak semua pria memandang wanita dari fisik. Tentu saja manner, attitude, knowledge seorang wanita juga di lihat. Menurut Rayi, cantik fisik tidak akan bertahan lama apalagi kalau ingin mencari teman hidup. Menurut Rayi, kita penting mencari pribadi orang tersebut yang mana ketika akan kita ajak berbicara terus sepanjang hidup kita nyambung dan menyenangkan. 

stop-kosmetik-bermerkuri

Kenapa bisa muncul stigma cantik harus putih?
Menurut psikolog Analisa Widyaningrum, stigma itu ada dua sumber yaitu dalam dan luar. Stigma yang muncul dari luar adalah lingkungan sekitar yang mempercayai mengenai hal itu. Sedangkan, stigma dari dalam adalah keyakinan diri sendiri yang mana stigma dari dalam merupakan stigma yang paling besar pengaruhnya. Munculnya stigma ini di dasari dari believe system yang sudah tertanam sejak kecil. Dimana, sudah dipaparakan dengan statment seperti itu dan bahkan bisa jadi mendapat bullyan dari orang sekitar. Kemudian knowledge, yang mana kurangnya pengetahuan mengenai warna kulit dan yang terakhir pengalaman

Bagaimana untuk tahan dengan stigma cantik harus putih?
Tentunya harus ada support dari orang sekitar yang mana menciptakan believe system yang positif. Orang tua diminta untuk menanamkan nilai - nilai baik kepada anak mereka sejak dini. Mulai memberi tahu bahwa anaknya cantik dan bersyukur dengan apa yang dimilikinya. Apabila mereka sudah tertanam sejak dini maka, kemungkinan besar waktu dewasa dia akan tidak peduli dan stress dengan stigma yang orang lain buat. Kemudian ada knowledge, buat mereka yang sudah tertanam baik dari kecil maka mereka akan mencari tau kenapa sih kok orang - orang memiliki stigma seperti itu. Tidak hanya itu, kita pun bisa mencari tau alasan itu. Kita juga bisa cari apakah yang kita miliki sekarang ini merupakan hal yang salah atau benar. Terakhir adalah pengalaman, disini biasanya ada trial dan error seseorang yang mencoba produk - produk pemutih. Tidak hanya itu pengalaman dimana orang tersebut diterima dari lingkungan sekitar. 

stop-kosmetik-bermerkuri

Balik ke tidak putihnya warna kulit, ternyata dokter mengatakan ada keuntungannya memiliki kulit tidak putih atau kita sebut dengan sawo matang. Menurut dr. Listya Paramita Sp.KK ternyata memiliki kulit sawo matang itu memiliki daya proteksi yang baik terhadap UV dan Sinar matahari. Ini merupakan upaya alami diri untuk melindungi kita dari bahayanya sinar - sinar tersebut. Orang yang memiliki kulit sawo matang ini juga memang udah diciptakan dari sananya. Dimana negara tropis akan banyak memiliki orang yang sawo matang itu tentu saja untuk melindungi diri dari matahari yang melimpah di negara tesersebut. 

Menurut ibu Dra. Reri Indriani, Apt., M. SI. Deputi Bidang Pengawasan Obat Tradisional, Suplemen, Kesehatan dan Kosmetik banyak kandungan alamai yang bisa membantu mencerahkan kulit kita. Kandungan alami tersebut seperti pepaya, bengkoang, timun, kelapa dan lainnya. Menurut beliau juga sudah banyak produk lokal yang mengandung bahan tersebut dan aman dipakai untuk mencerahkan kulit kita. 

Tidak ada yang salah dengan warna kulit yang kita miliki. Disini kita diajak untuk untuk lebih bersyukur dengan apa yang kita miliki. Tidak hanya itu kita juga diminta untuk melakukan versi terbaik dari diri kita. Kita bisa cantik dengan kulit sawo matang sekalipun dengan cara merawat kulit. Dengan kulit bersih, lembab dan sehat makan akan terlihat cantik pula. Disini kita juga diminta untuk tidak membandingkan diri dengan orang lain karena, pada dasarnya kita berbeda - beda. Semoga sharing aku di blog kali ini bisa memberi pencerahan dan ilmu kepada teman - teman semua. Yuk, pelan - pelan kita untuk menerima diri dan bersyukur.







 

















  • Share:

You Might Also Like

0 comments