Metode Belajar Efektif Investasi Saham untuk Pemula

By Regina Napitupulu - 9:40 AM



Mempelajari saham untuk pemula merupakan langkah penting dan paling dasar yang harus dilakukan sebelum memutuskan untuk terjun ke dunia investasi saham. Hal ini bertujuan untuk memperoleh laba maksimal dari kegiatan bermain saham. Investasi saham menjadi instrumen dengan laba terbaik, walaupun dengan tingkat resiko yang juga tinggi. Agar bisa menghasilkan laba terbaiknya, diperlukan berbagai usaha untuk mendapatkannya. Nah, maka dari itu, di sini akan dikupas mengenai metode belajar investasi saham untuk pemula yang bisa dipelajari secara efektif dan konsisten. Simak penjelasannya di bawah ini, ya!

Memahami Investasi Saham
Investasi saham adalah sebuah proses penanaman modal oleh perorangan/kelompok/perusahaan di suatu perusahaan yang bertujuan mendapat keuntungan di kemudian hari.

Keuntungan Investasi Saham
Ada 2 (dua) macam keuntungan yang akan didapatkan ketika berinvestasi pada instrumen saham. Kedua keuntungan itu adalah dividen dan capital gain. Dividen adalah proses penyerahan laba oleh perusahaan kepada para pemegang sahamnya dalam periode tertentu. Sementara itu, capital gain adalah proses pembagian laba hasil keuntungan kenaikan harga saham/properti kepada pemegang saham.

Risiko Investasi Saham
Selain keuntungan, terdapat 2 (dua) jenis resiko investasi saham yang bisa didapatkan oleh investor. Kerugian tersebut dapat berupa suspend dan capital loss. Suspend adalah kegiatan pemberhentian perdagangan yang dilakukan oleh Bursa Efek Indonesia. Sedangkan, capital loss adalah kerugian dampak dari penurunan harga jual saham.

Metode Belajar Efektif Investasi Saham untuk Pemula
Berikut beberapa metode belajar investasi saham untuk pemula.

1. Lihat Reksadana


Apabila ingin belajar saham untuk pemula, cara paling mudah memilih saham adalah dengan melihat saham yang dipegang oleh Manajer Investasi pengelola Reksadana Saham. Manajer investasi harus menerangkan portfolio Top 10 Saham yang dipegang di Reksadana Saham. Investor dapat melihat daftar Top 10 saham tersebut di laporan bulanan Reksadana Saham. Dalam situs manajer investasi atau agen penjual reksadana online, sebaiknya pilih dulu Reksadana saham yang ingin dipantau koleksi sahamnya.
Kemudian, pada bagian statistik atau kinerja bulanan, investor bisa melihat Top 10 Holdings saham dari reksadana tersebut. Pilihan saham untuk pemula dapat memakai saham – saham yang diinvestasikan oleh Reksadana Saham.

2. Fokus ke Jenis Saham Blue - Chip


Cara pemula untuk belajar saham adalah fokus ke jenis saham blue-chip. Saham blue-chip adalah saham dari perusahaan kualitas terbaik yang dijual dalam bursa. Jenis saham ini dinilai paling aman dan menjanjikan stabilitas laba. Misalnya, beberapa saham blue-chip di Bursa Efek Indonesia, yang dapat menjadi pilihan saham untuk pemula, yakni Bank BCA, Unilever Indonesia dan Bank BRI. Tiga saham blue-chip tersebut merupakan pilihan saham untuk pemula yang patut dipertimbangkan bila baru pertama belajar investasi saham.

3. Waspada dengan Trading Saham


Sebelum trading saham, diperlukan belajar trading saham sebagai pemula dengan memperhatikan berbagai hal tertentu. Jangan sampai asal trading karena hanya ingin mendapatkan keuntungan maksimal dalam waktu yang cepat. Jika tidak diperhatikan dan dipelajari dengan baik, trading saham justru akan menghasilkan kerugian bagi investornya.

4. Nikmati Investasi Saham


Percayakan saja proses investasi yang telah dilakukan kepada manajemen profesional, yang mengelola perusahaan tempat saham dibeli. Percaya jika mereka memang telah terbukti mampu meningkatkan nilai dan kinerja perusahaan, yang pada akhirnya akan tercermin di harga saham. Tugas investor hanya rutin membaca dan riset kinerja perusahaan tersebut. Menganalisa laporan keuangan, meneliti laporan riset yang rutin disediakan broker sekuritas dan mengikuti semua diskusi di forum saham. Jangan terlalu risau akan harga saham, nikmati dan lihat hasil akhirnya.

5. Mencari Informasi Valid & Ikut RUPS


Di dalam investasi saham, informasi menjadi sangat penting. Keputusan beli jual saham menurut informasi yang dipunyai. Untuk belajar saham, pemula harus meneliti sumber informasi. Karena, banyak orang tidak merujuk ke informasi yang valid. Beli karena rumor, jual menurut kata orang saham jelek. Sedangkan, sebenarnya ada informasi valid dari sumber yang dapat dipertanggungjawabkan dan informasi tersebut gratis, dapat diperoleh dengan cuma-cuma. Yakni info dari Pengelola Bursa Efek Indonesia atau PT Bursa Efek Indonesia yang membuka akses informasi perusahaan dengan seluruh sahamnya tercatat di Bursa secara gratis kepada publik. Investor pun tidak perlu menjadi pemegang saham untuk dapat mengakses informasi ini. Informasi ini berasal dari perusahaan, bukan rumor dan bukan hasil analisis, tapi informasi resmi yang dirilis oleh perusahaan.

Belajar investasi saham dari nol memang diperlukan dan membutuhkan ketekunan untuk menjalankannya. Seorang investor yang handal adalah mereka yang mau belajar dari bawah dengan kesungguhan yang dimiliki. Caranya mudah, hanya dengan mengikuti beberapa langkah metode efektif belajar saham untuk pemula, kamu pun bisa berpeluang untuk sukses mempelajari investasi saham yang akan menjadi investor hebat. Ingin belajar lebih banyak soal saham atau produk investasi lainnya? Ikuti terus informasi terbaru dari CekAja.com ya.


  • Share:

You Might Also Like

0 comments