Mitos dan Fakta Skincare | Ngopi Cantik #7

22.49



Hello! 
Beberapa waktu lalu aku berkesempatan mengikuti Ngopi Cantik Ke 7 Beautiesquad. Bahasan kali ini menurut ku sangat penting buat kita apalagi kita selalu menggunakan produk - produk kecantikan setiap harinya.  Tema Ngopi Cantik kali ini adalah Mengupas Mitos dan Fakta Seputar Skincare dan yang menjadi narasumber kali ini adalah Azzahra R. Kamila atau biasa yang di panggil Mia. Mia juga penulis blog loh teman - teman kalian bisa langsung cek juga blognya di insommia.net . Mia dengan baik hati membagi ilmunya ke kita dan di post kali ini aku juga ingin berbagi ilmu yang aku dapat dari Ngopi Cantik ke 7 kali ini. 

Mia disini ingin membahas mengenai Mitos dan Fakta yang beredar di Internet mengenai Skincare. Mia membagi ilmu ini tentunya bukan tanpa dasar, Mia telah membaca berbagai sumber termasuk penelitian - penelitian yang berada di jurnal dan tentunya juga dari sharing - sharing dengan temannya. Disini ada 5 hal yang ingin di bahas oleh Mia yang mana ke 5 hal ini yang biasanya sering muncul atau bahkan sering kita dengan dan kita yakinin so, mari kita bahas.

1. Kosmetik Natural dan Kosmetik Bebahan Dasar Kimia
Suka ngga sih, baca atau mendengar kata - kata di produk berbasis natural "Produk ini Aman Tanpa Bahan Kimia" ? atau setelah mendengar dan membaca kata - kata ini kita jadi berpikiran bahwa produk yang tidak Natural menjadi semakin tidak aman. Kalau menurut Mia sebagai narasumber Ngopi Cantik ini, itu tidak benar. Kenapa? Pada produk - produk yang mengusung tema Natural dan tidak natural pasti setidaknya mengandung Air / Aqua / Water yang mana di Kimia sendiri air itu memiliki nama senyawa H2O yang mana jelas - jelas di kimia memiliki nama senyawa sendiri. Kandungan Air dalam produk kecantikan baik natural ataupun tidak itu Tidak Bebahaya asalkan air tersebut tidak berbau, berasa dan berwarna yang tidak sewajarnya.

Lalu, Apakah Skincare Berbahan Dasar Natural itu Selalu Aman? Sebelum membahas lebih lanjut, apakah kalian pernah mendengar Titanium Dioxide dan Zinc Oxide? kedua hal ini biasanya akan ada di bahan Sunscreen kita. Sehingga, Kedua kandungan ini berfungsi sebagai sunscreen agent yang bagus untuk melawan UVA dan UVB. Di alam kedua kandungan ini juga ada namun, akan besifat racun pada kulit kita. Sehingga, di olah oleh pabrik dan di bentuk sintetits. Jadi, kita bisa meyakini bahwa semua yang sifatnya Natural tidak selamanya aman untuk kita dan sebaliknya semua yang bersifat sintetis tidak semuanya berbahaya. 

2. Paraben
Paraben memiliki sifat sintetis yang mana kandungan ini dibuat dengan menggunakan unsur - unsur kimia. Banyak orang yang cukup takut dan menghindari Paraben dengan alasan paraben mampu menyebabkan kanker payudarah. Ternyata alasan - alasan seperti ini timbul karena adanya mispersepsi dan hal ini sempat di bahas oleh @labmuffinbeautyscience. Hal yang sempat jadi bahan perbincangan ini disebabkan oleh berita yang tersebar dan mengatakan bahwa paraben sebagai reseptor estrogren yang dapat mempengaruhi hormon wanita. Estrogen ini dikaitkan oleh penelitian kepada wanita pengidap kanker payudara dengan ketidak mampuan wanita melakukan reproduksi. Pada penelitian ini sempat di temukan pada wanita yang mengidap kanker payudara paraben didalamnya sehingga, terjadilah salah pengartian. Sebenarnya, paraben yang ditemukan pada wanita tersebut sangat amat sedikit jadi, bisa di artikan bahwa itu tidak berperan dalam sakit pada wanita tersebut.

Banyak campaign yang mengatakan "No Paraben dan No SLS" yang mana di dalam produk tersebut juga mengandung ethylhexylglycerin, phenoxyethanol, DMDM hyantoin buat bahan pengawet kosmetik dan skincare. Ternyata Paraben yang di gembar - gemborkan ini ternyata cukup aman untuk kita bahkan, sangat amat sedikit di temukan penelitian mengenai alergi atau kasus penyakit yang diakibatkan oleh paraben. Malah, cukup disayangkan bahwa phenoxyethanol ini sudah di larang oleh beberapa negara karena, phenoxyethanol ini memiliki kemungkinan alergi yang lebih tinggi di bandingkan paraben. Sedangkan, DMDM hyantoin yang merupakan bahan pengawet sejenis Formaldehyde, yang mana ketika ada bakteri yang masuk kedalam skincare DMDM ini memiliki fungsi antimikroba yang bisa membunuh bakteri. Untuk saat ini DMDM ini masih di anggap aman dan yang bisa dipakai oleh kita tentunya dengan kadar 0,2%. Untuk lebih lengkap dan info terpercaya kalian bisa cari di CIR (Cosmetics Ingredients Review), salah satu lembaga terpercaya yang didirikan di Amrik. 

3. Mitos / Fakta Petroleum Jelly dan Mineral Oil Berbahaya?
Banyak yang bilang kedua hal ini cukup berbahaya untuk kulit kita karena, banyak ang bilang kedua hal ini berasal dari petroleum. Petroleum yang di anggap orang berbahaya adalah petroleum yang merupakan cairan yang ditemukan dibawah batu sedimen. Biasanya ini dipakai sebagai bahan bakar mobil. Ternyata Petroleum Jelly dan Mineral Oil yang dipakai oleh skincare adalah hasil distilasi dan sudah di proses purifikasi terbaik dan tidak akan membuat pori - pori tersumbat. Jadi jawabannya, Mitos. Petroleum Jelly dan Mineral Oil ini berasal dari alam dan sangat aman untuk kita gunakan. 

4. Mitos  / Fakta Gold dan Collagen Sebagai Bahan Anti Aging?
Sekarang ini sangat trend sekali produk - produk yang mengandung collagen bahkan gold. Kedua kandungan ini selalu disandingkan dengan skincare anti aging dan banyak juga yang tergiur untuk mencoba ini. Hal ini timbul karena marakanya mengawinkan unsur metal dengan skincare namun, sejauh ini metal yang terbukti bisa digunakan sebagai anti aging adalah copper-peptide. Sedangankan collagen sendiri ada istilah hydrolyzed collagen yang mana collagen ini di pecah menjadi molekul terkecil. Nah, bagaimana kita tahu bawah unsur itu baik untuk kita? disini Mia mengajarkan mengenai Dalton Rule yang bisa kita pakai sebagai penentu apakah bahan itu skincare atau obat. Jika angka yang di dapat di bawah 500 maka akan bersifat obat namun, kalau angka yang di dapat diatas 500 maka itu adalah skincare. Bagaimana mengetahuinya? carilah massa molekul atau molecule weight

Sebagai contol salicylc acid ini ada dikisaran 100an yang mana ini sifatnya obat jadi, disarankan untuk tidak digunakan pada ibu hamil. Sementara collagen sendiri ini memiliki molecule weight 80-12 kD yang di kira - kira ini ribuan sampai pulihan ribu. Kalau dipikir - pikir collagen yang disebut sebagai anti aging ini tidak mampu menembus lapisan kulit teratas jadi tidak bisa masuk ke bagian dalam kulit. Bisa di artikan bahwa ini tidak bisa membantu untuk anti aging dan cenderung mampu memberikan hasil kenyal pada kulit kita. Jadi, untuk pertanyaan ini tentu saja jawabannya Mitos. 

5. Retinol
Untuk Retinol sendiri memiliki molecule weight di bawah 500 yaitu 200 sehingga, bersifat obat. Apabila sebuah kandungan bersifat obat maka, dapat menembus kedalam pori - pori kita dan tentunya akan memberikan efek pad akulit kita. Sehingga, Retinol ini sendiri bisa menjadi bahan anti aging.

Cukup banyak kan ilmu yang bisa di dapat dari Ngopi Cantik ini? aku sendiri sih cukup merasakan efeknya selain menambah ilmu pemikiran dan mata kita menjadi lebih terbuka. Setidaknya jadi berpikir untuk tidak menelan mentah - mentah kata - kata dari suatu produk. Buat kalian yang ingin ikut juga Ngopi Cantik seperti ini tentunya dengan tema yang seru kalian jangan lupa terus pantening Instagram maupun Facebook dari Beautiesquad sehingga kalian bisa join deh. 

Thanks to,

Mia

x

Beautiesquad





You Might Also Like

0 komentar

Tweet Me!

friends